Buku Jilbab (Penerbit At-Tibyan)

Buku Jilbab (Penerbit At-Tibyan)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 23.000,00
Rp 18.400
You save: IDR 4.600,00! (20.00%)

Product Description

Buku Jilbab

Dr. Amaani Zakariya Ar-Ramaadi, Penerbit At-Tibyan

Jilbab bukan sembarang jilbab yang dikenakan, apa itu jilbab? Dewasa ini, istilah jilbab mengalami pergeseran makna. Oleh karenanya, akan Anda temui sejumlah mode yang mengatasnamakan jilbab atau hijab. Jilbab adalah pakaian yang berfungsi untuk menutupi perhiasan wanita dan auratnya. Yaitu pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya kecuali wajah dan dua telapak tangan (menurut salah satu pendapat pendapat*).

Mengapa Anda katakan bahwa jilbab yang ada sekarang adalah sebatas mode saja, barangkali ada yang bertanya demikian. Mari kita jawab lebih lanjut, setelah kita mengetahui definisinya, maka alangkah tepat bila kita menuju syarat-syarat jilbab syar’i, antara lain: Jangan membentuk tubuh seorang wanita (artinya pakaian itu longgar), jangan transparan yakni tidak tembus pandang hingga terlihat apa yang ada di balik pakaian, tidak menarik perhatian artinya tidak menjadi perhiasan atas diri pemakainya, tidak dibubuhi parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria, dan bukan pakaian ketenaran.

Jilbab merupakan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang ditetapkan dari atas langit,

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Surat Al-Ahzab: 59)

Buku yang ada di hadapan pembaca, mengulas secara tuntas syubhat (baca: Alasan dari keengganan para calon pemakainya) dari sisi naqli dan aqli. Untuk mempercantik khasanah keilmuan kita, penulis sertakan 2 pengalaman berharga dari wanita muslimah seputar hijab. Mengenakan jilbab termasuk bentuk ketaatan seorang wanita kepada Allah dan Rasul-Nya, Allah Azza wa Jalla berfirman,

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا مُبِينًا

“Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, Dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Surat Al-Ahzab: 36)

Lebih dari itu, berjilbab termasuk kewajiban bagi wanita muslimah yang sudah baligh sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits. Dan satu hal lagi … berjilbab termasuk bukti keimanan seseorang, maka perhatikanlah awal ayat surat Al-Ahzab di atas.

Judul Buku : Jilbab
Penulis : Dr. Amaani Zakariya Ar-Ramaadi
Penerbit : At Tibyan
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 140 halaman, ukuran buku 15 x 23 cm, berat buku packing +/- 350 gram