Buku Islam Detik-Detik Sakaratul Maut (AQWAM)

Buku Islam Detik-Detik Sakaratul Maut (AQWAM)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 39.000,00
Rp 31.200
You save: IDR 7.800,00! (20.00%)

Product Description

Buku Islam Detik-Detik Sakaratul Maut

Buku Islam Detik-Detik Sakaratul Maut-Maut akan menjemput siapapun, tidak peduli apakah ia sebagai raja atau rakyat jelata. Apakah ia berada di gedung yang amat tinggi atau bahkan di dasar lautan. Allah Maha Mampu untuk mencabut nyawa hamba-hamba-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَجَآءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ذَلِكَ مَاكُنتَ مِنْهُ تَحِيدُ

“Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari darinya.” (Surat Qaaf: 19)

Sebagian orang mengira kematian adalah akhir dari segalanya. Ketika kesempitan hidup datang bertubi-tubi, bolehkah kita meminta kematian karenanya? Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

لَا يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدُكُمْ الْمَوْتَ لِضُرٍّ نَزَلَ بِهِ فَإِنْ كَانَ لَا بُدَّ مُتَمَنِّيًا فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتْ الْحَيَاةُ خَيْرًا لِي وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتْ الْوَفَاةُ خَيْرًا لِي

“Janganlah seseorang di antara kalian mengharapkan kematian karena tertimpa kesengsaraan. Kalaupun terpaksa ia mengharapkannya, maka hendaknya dia berdoa, “Ya Allah, berilah aku kehidupan apabila kehidupan tersebut memang lebih baik bagiku dan matikanlah aku apabila kematian tersebut memang lebih baik untukku.” (HR. al-Bukhari, no. 5671 dan Muslim, no. 2680)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:

لَا يَتَمَنَّى أَحَدُكُمْ الْمَوْتَ وَلَا يَدْعُ بِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَهُ إِنَّهُ إِذَا مَاتَ أَحَدُكُمْ انْقَطَعَ عَمَلُهُ وَإِنَّهُ لَا يَزِيدُ الْمُؤْمِنَ عُمْرُهُ إِلَّا خَيْرًا

“Janganlah seseorang mengharapkan kematian dan janganlah dia berdoa untuk mati sebelum datang waktunya. Karena orang yang mati itu amalnya akan terputus, sedangkan umur seorang mukmin tidak akan bertambah melainkan menambah kebaikan.” (HR. Muslim, no. 2682)

Ingatlah detik-detik menegangkan yang dialami oleh orang-orang yang ingkar terhadap Rabb-Nya. Allah berfirman: (artinya) “Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zhalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat mumukul dengan tangannya, (Sambil berkata): “Keluarkan nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatnya.” (Surat al-An’am: 93)

Maksudnya, para Malaikat membentangkan tangan-tangannya untuk memukuli dan menyiksa sampai nyawa mereka keluar dari badan. Karena itu, para Malaikat mengatakan: “Keluarkan nyawamu.” Pasalnya, orang kafir yang sudah datang ajalnya, malaikat akan memberi kabar buruk kepadanya yang berbentuk azab, siksa, belenggu, dan rantai, Neraka Jahim, air mendidih dan kemurkaan ar-Rahman (Allah). Maka nyawanya bercerai-berai dalam jasadnya, tidak mau taat dan enggan untuk keluar.

Para Malaikat memukulinya supaya nyawanya keluar dari tubuhnya. Seketika itu, Malaikat mengatakan: “Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatnya”.. Maksudnya pada hari ini, kalian akan dihinakan dengan penghinaan yang tidak terukur karena mendustakan Allah dan (lantaran) kecongkakan kalian untuk mengikuti ayat-ayat-Nya dan tidak tunduk kepada para Rasul-Nya. (Disarikan dari almanhaj.or.id/2570)

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 151 halaman, ukuran buku 15 x 23 cm, dan dengan berat 215 gram.

Penulis: Shalahudin As-Said

Penerbit: Aqwam Jembatan Ilmu