Buku Ilmu Tajwid (Penerbit Darus Sunnah)

Buku Ilmu Tajwid (Penerbit Darus Sunnah)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 35.000,00
Rp 28.000
You save: IDR 7.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Ilmu Tajwid

Achmad Toha Husein Al-Mujahid, Penerbit Darus Sunnah

Tahukah Anda betapa pentingnya ilmu tajwid … melihat betapa pentingnya ilmu tajwid sebagai sarana yang dapat menghantarkan kita untuk dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kami hadirkan sebuah buku yang ditulis oleh pakar yang kompeten di bidangnya yakni Ustadz Achamd Toha (Alumni dari Ma’had Al-Haram Al-Makki, Mekah Mkarramah).

Buku ini diberi judul  Ilmu Tajwid “Pegangan Para Pengajar Al-Qur’an dan Aktifis Dakwah”. Meski sudah  banyak buku tajwid yang yang sudah beredar, namun banyak kelebihan buku ini dalam hal cakupan materi yang lebih lengkap, penyertaan contoh yang gamblang dalam setiap penjelasan, serta disajikan dalam gaya bahasa yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami.

Al-Qur’an adalah kitab suci yang dijaga Allah Ta’ala sebagaimana firman-Nya,

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Surat Al-Hijr: 9)

Seorang muslim diwajibkan menjaga otentisitas Al-Qur’an termasuk bacaannya. Dalam membaca kita wajib mengikuti yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Al-Qur’an merupakan satu-satunya kitab suci yang paling valid periwayatannya dan dapat dipertanggungjwabkan serta dibuktikan secara empirik.

Sekilas Seputar Ilmu Tajwid

Tajwid secara bahasa artinya tahsin yang artinya memperbaiki. Sedangkan menurut istilah tajwid adalah mengucapkan setiap huruf dari makhrajnya secara benar dengan menunaikan seluruh haknya yakni sifat absolut huruf yang menempel padanya (misal: hams, jahr, isti’la, ghunnah, dan lain-lain) dan menunaikan seluruh mustahaknya yakni sifat kondisional huruf yang sewaktu waktu atau dalam kondisi tertentu ada padanya (misal: tafkhim, tarqiq, isymam, saktah, iz-har, idgham, iqlab, ikhfa’, dan lain-lain) dengan tanpa berlebihan dan tanpa takalluf (keadaan mempersulit diri, ngayawara) serta tanpa ta’assuf (keadaan menyimpang, sewenang-wenang, semaunya sendiri).

Hukum mempelajari tajwid adalah fardhu kifayah, akan tetapi saat membaca Al-Qur’an dengan tajwid itu wajib. Ilmu tajwid wajib diamalkan oleh setiap pembaca Al-Qur’an baik di dalam shalat atau di luar shalat. Allah Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَتْلُونَهُ حَقَّ تِلاوَتِهِ أُولَئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِ وَمَنْ يَكْفُرْ بِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

“Orang-orang yang telah Kami berikan Al-Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barang siapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (Surat Al-Baqarah: 121)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah mencintai bacaan Al-Qur’an (dengan tartil) sebagaimana diturunkan.”

Judul Buku : Ilmu Tajwid
Penulis : Achmad Toha Husein Al-Mujahid
Penerbit : Darus Sunnah
Format Buku : softcover
Dimensi Buku : tebal buku 230 halaman, ukuran buku 13.5 x 20.5 cm, berat buku packing +/- 450 gram