Buku Halal Haram dalam Bisnis Kontemporer (Al-Qowam)

Buku Halal Haram dalam Bisnis Kontemporer (Al-Qowam)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 48.000,00
Rp 38.400
You save: IDR 9.600,00! (20.00%)

Product Description

Buku Halal Haram dalam Bisnis Kontemporer

Dr. Sa’id Abdul Azhim, Penerbit Al-Qowam 

Baik anak kecil maupun orang dewasa, laki-laki maupun perempuan, sangat susah untuk terpisahkan dengan muamalah jual-beli. Jual beli ini terwujud dalam tingkat individu, sebagaimana juga terwujud dalam tingkat negara dan kelompok. Untuk melakukan jual beli ini dibutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap agama Allah dan pengetahuan tentang halal dan haram. Ada riwayat yang menceritakan bahwasanya Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu senantiasa berkeliling pasar dan memukul sebagian pedagang dengan tongkatnya seraya berkata, “Tidak boleh berjual beli di pasar kami, kecuali orang yang memahami agama secara mendalam. Bila tidak demikian, maka ia (dikhawatirkan) akan memakan harta riba, baik ia menghendakinya atau menolak.”

Riba adalah pengharaman yang terakhir dalam Al-Qur’an. Dengan transaksi sistem riba tersebut, maka pada hakekatnya mereka telah mempersiapkan diri mereka untuk berperang yang tidak akan mampu mereka tandingi, meski mereka melaksanakan shalat dan puasa. Dalam sebuah hadits disebutkan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah yang meminjam), penulis transaksi riba (sekretaris) dan dua saksi yang menyaksikan transaksi riba.” Kata beliau, “Semuanya sama dalam dosa.” (HR. Muslim)

Iklim yang di dalamnya terdapat transaksi riba ini adalah iklim yang terlaknat. Bagaimana tidak, sedangkan Allah Ta’ala berfirman,

يَمْحَقُ اللّهُ الْرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.” (Surat Al-Baqarah: 276)

Buku yang sederhana ini mengungkapkan kepada Anda sejumlah fenomena muamalah kontemporer. Zaman terus berganti, maka demikian pula inovasi manusia dalam berbisnis terus berkembang. Apa Saja yang dibahas? Hukum menggunakan sumpah palsu untuk melariskan dagangan, halal haram dalam berutang, hukum berutang dengan niat tidak membayar, keharaman rokok dan keharaman jual belinya, hukum menunda atau tidak membayar gaji pekerja setelah pekerjaannya selesai, hukum makelar, hukum menggunakan gaji istri. Dan jangan lewatkan pada halaman 224 terdapat nasihat tentang jual-beli dan muamalat!

Self Reminder

Dalam kehidupan dunia ini, seorang mukmin terbelenggu dan berusaha untuk melepaskan ikatannya. Ia tahu betul bahwasanya ia akan dimintai pertanggungjawaban atas pendengarannya, mata, lisan, dan seluruh anggota badannya. Maka, berlaku lembutlah terhadap diri sendiri. Karena masalah ini berujung pada Surga dan Neraka. Bersabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Alllah itu lebih ringan daripada bersabar dalam menanggung siksa-Nya.

Judul Buku : Halal Haram dalam Bisnis Kontemporer
Penulis : Dr. Sa’id Abdul Azhim
Penerbit : Al Qowam
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 242 halaman, ukuran buku 20.5 x 14 cm, berat 750 Gram