Buku Haid dan Nifas dalam Madzhab Syafii (Pustaka Arafah)

Buku Haid dan Nifas dalam Madzhab Syafii (Pustaka Arafah)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 70.000,00
Rp 56.000
You save: IDR 14.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Haid dan Nifas dalam Madzhab Syafii

Munir bin Husain Al-’Ajuz, Pustaka Arafah

Pengetahuan tentang permasalahan haid banyak dipertanyakan oleh kebanyakan orang, karena secara umum sering terjadi pada mereka. Saya juga sering melihat banyak laki-laki dan perempuan yang bertanya tentang permasalahan sulit yang mereka tidak mendapatkan jawaban dengan benar kecuali dari pakar yang faham secara detail tentang permasalahan ini. Sungguh, bahwa haid adalah permasalahan umum yang dialami wanita dan selalu berulang, namun tetap saja menyisakan pertanyaan (bagi sebagian orang), karena memang hukum-hukum yang berkaitan dengannya sangatlah banyak, seperti: hukum thaharah, shalat, membaca Al-Qur’an, puasa, i’tikaf, haji, baligh, jima’, talak, khulu’, ila’, kaffarah membunuh, iddah, istibra’, dan hukum-hukum lainnya. Maka pembahasan tentang permasalahan tersebut seyogyanya menjadi suatu yang layak untuk diseriusi.

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman tentang haid, (artinya) “Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: “Haid itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (Surat Al-Baqarah: 222)

Suatu kali Mu’adzah radhiyallahu ‘anha bertanya kepada Aisyah radhiyallahu ‘anha; selaku istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

مَا بَالُ الْحَائِضِ تَقْضِى الصَّوْمَ وَلاَ تَقْضِى الصَّلاَةَ فَقَالَتْ أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ قُلْتُ لَسْتُ بِحَرُورِيَّةٍ وَلَكِنِّى أَسْأَلُ. قَالَتْ كَانَ يُصِيبُنَا ذَلِكَ فَنُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّوْمِ وَلاَ نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلاَةِ.

““Ada apa gerangan wanita yang haid mengqadha’ puasa dan tidak mengqadha’ shalat?” Maka Aisyah menjawab, “Apakah kamu dari golongan Haruriyah (salah satu nama sekte Khawarij)?”  Aku menjawab, “Aku bukan Haruriyah, akan tetapi aku hanya bertanya.” Dia menjawab, “Kami dahulu juga mengalami haid, maka kami diperintahkan untuk mengqadha’ puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqadha’ shalat’.””

Sekilas Tentang Buku Ini

Buku ini membahas haid dan nifas secara detail dan rinci yang merujuk pada madzhab Syafi’iyah. Penulis mensarikan buku ini dari kitab Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzab karya Imam Abu Zakariyya Yahya bin Sharaf An-Nawawi rahimahullah. Buku ini tergolong ringkas, keunggulan lainnya ialah adanya tabel berwarna yang digunakan untuk mengetahui warna darah yang keluar sehingga dapat ditentukan jenis darah apa dan bagaimana siklus haid dari seorang wanita. 

Judul Buku : Haid Dan Nifas Dalam Madzhab Syafii
Penulis : Munir bin Husain Al-’Ajuz
Penerbit : Pustaka Arafah
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 342 halaman, ukuran buku 15.5 x 23.5 cm, berat buku packing +/- 650 gram