Buku Dia Tak Lagi Setia (Penerbit Rumaysho)

Buku Dia Tak Lagi Setia (Penerbit Rumaysho)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 35.000,00
Rp 28.000
You save: IDR 7.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Dia Tak Lagi Setia

Muhammad Abduh Tuasikal, Penerbit Rumaysho

Fenomena hubungan bebas pada zaman gadget saat ini, hingga fenomena cerai terus meningkat tinggi. Tak jarang kita lihat terjadinya perselingkuhan terang-terangan, bahkan terjadi di sekitar kita. Kasus “Pelakor” di berbagai daerah sering ditemukan dan di antara kasus perebut laki orang ini terjadi dengan teman dekat sendiri. Ini semua terjadi pada awalnya karena pemahaman ilmu agama yang kurang terutama memahami kewajiban masing-masing sebagai suami dan istri.

Buku “Dia Tak Lagi Setia”, moga bisa menjadi solusi agar setiap pasangan bisa setia, menjalani rumah tangga dengan bahagia hingga sehidup sesurga. Di dalamnya berisi bahasan Tafsir Surat an-Nuur ayat 1-20. Awal-awal surat tersebut membahas hukum bagi peselingkuh, gosip perselingkuhan, pelajaran dari kisah Aisyah radhiyallahu ‘anha yang dituduh berselingkuh, hingga kiat menghadapi tuduhan perselingkuhan yang tidak benar. Sebagai tambahan disertakan bahasan mengenai kewajiban suami-istri dan hukum poligami yang masih dianggap sebagai suatu yang tabu di tengah msyarakat kita.

Mengapa Banyak Perselingkuhan?

Selingkuh bukan bermakna Selingan Khusus Rumah Tangga Utuh, dan selingkuh sudah pasti itu zina, sedangkan zina termasuk dosa besar. Apakah kita terlalu bergampangan dalam menjalani dosa? Di antara sebab yang melatarbelakangi selingkuh ialah oknum-oknum yang jauh dari agama. Sebab, dekat dengan sumber agama adalah sumber kebaikan, sebagaimana sabda Rasulullah, “Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari dan Muslim). Coba bandingkan dengan orang tidak paham agama, peluang untuk berselingkuh lebih besar.

Sebab kedua, tidak sempurna dalam menutup aurat, khususnya kaum Hawa. Maka, sungguh aneh tapi nyata, ketika sebagian mereka diingatkan, malah menimpali, “Lihat Body molek, pikiranmu jorok!” atau “Tubuh-tubuh kami sendiri, ngapain situ sewot?” Padahal, Allah Tabaraka wa Ta’ala sebutkan dalam firman-Nya,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (Surat al-Ahzab: 33)

Lantas, mau dikemanakan ayat di atas?

Jangan Remehkan Ini …

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa duduk dan menyimak curhatan dan cerita ‘Aisyah, meskipun kisah itu panjang. Seperti kisah Abu Zar’ dan Ummu Zar’. Dan endingnya Rasulullah menyatakan, “Aku bagimu laksana Abu Zar’ bagi Ummu Zar’.” Subhanallah, romantis sekali. Memang, keahlian mendengarkan perlu diterapkan, apalagi setelah seharian bekerja, tentu istri adalah orang yang paling pertama ingin didengarkan. Dan hal tersebut membuahkan cinta pada pasangan. Selamat mencoba!

Judul Buku : Dia Tak Lagi Setia
Penulis : Muhammad Abduh Tuasikal
Penerbit : Rumaysho
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Tebal buku 176 halaman, ukuran buku 11,5 cm x 17 cm, berat buku 350 gram