Buku Anak Islam Pandai Berenang, Memanah, dan Berkuda (As-Salam Publishing)

Buku Anak Islam Pandai Berenang, Memanah, dan Berkuda (As-Salam Publishing)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 55.000,00
Rp 44.000
You save: IDR 11.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Anak Islam Pandai Berenang, Memanah, dan Berkuda

Abu Luthfi Ar-Raji’, penerbit As-Salam Publishing

Dewasa ini, di masa gadget telah mendunia, banyak yang bilang kegiatan anak yang paling relevan dengan dunia mereka adalah eksis di sosial media dengan mengikuti kontes ini dan itu (paling laris manisnya ialah ajang kompetisi tarik suara), dan hal-hal mubah lainnya hingga yang haram pun ada. Buku ini menjawab tantangan tersebut. Di mana seakan jalan semakin buntu, ternyata di sana masih ada peluang yang menggembirakan berupa olah fisik atau olah raga yang dianjurkan oleh baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. 

Banyak riwayat yang mendukung tentang memanah, berenang, dan berkuda. Namun, rata-rata statusnya dhaif. Dan ada dua jalur periwayatan yang shahih, salah satunya ialah, dari sahabat Abu Ad Darda’ dengan lafadz,

اللهْوُ في ثلاثٍ : تأديبُ فرَسِكَ ، و رمْيُكَ بِقوسِكِ ، و مُلاعَبَتُكَ أهلَكَ

“Lahwun (yang bermanfaat) itu ada tiga: engkau menjinakkan kudamu, engkau menembak panahmu, engkau bermain-main dengan keluargamu.”

Dan hadits yang populer, yakni Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Setiap hal yang tidak ada dzikir kepada Allah adalah lahwun (kesia-siaan) dan permainan belaka, kecuali empat: candaan suami kepada istrinya, seorang lelaki yang melatih kudanya, latihan memanah, dan mengajarkan renang.”

Asyiknya Berkuda

Berkuda bukanlah permainan olah raga ekstrim, melainkan padanya ada kesungguhan dalam ittiba’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan Allah Azza wa Jalla telah menjadikan sifat kuda sebagai binatang yang jinak lagi penurut, “Kuda itu pada ubun-ubunnya telah ditetapkan kebaikan hingga hari Kiamat: pahala dan harta rampasan.”

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa, “Kuda itu ada tiga macam: kuda Allah, kuda manusia, dan kuda Setan.” Mau tahu penjelasannya?

Berkuda memiliki manfaat yang besar, di antaranya: menumbuhkan keberanian, menumbuhkan konsentrasi, menguatkan rasa percaya diri, dan mendidik kesabaran. 

Ini baru berkuda, mari sejenak beralih kepada olah raga lainnya yakni memanah. Memanah biasa kamu lihat dalam aksi heroik dalam film laga dengan jagoan yang dikarang namanya. Sungguh, Islam telah mempunyai beberapa pahlawan pemanah ulung, salah satunya bernama Sa’ad bin Abi Waqash radhiyallahu ‘anhu, ia adalah pemanah pertama yang berjuang di jalan Allah. Kelihaiannya dalam memanah tidak disangsikan lagi sebagaimana masyhur dalam buku-buku sirah. 

Memanah mengandung manfaat, di antaranya: menguatkan kemauan dan keberanian, menumbuhkan rasa percaya diri, dan meningkatkan ketangkasan. Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Alaa innal quwwata ar-ramyu (Ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah).”

Judul Buku : Pandai Berenang, Memanah Dan Berkuda 3 Bahasa
Penulis : Abu Luthfi Ar-Raji
Penerbit : As-Salam Publishing
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 140 halaman, dimensi 24 x 20 cm, berat 300 gram