Buku 75 Doa Keberkahan Rezeki (Pustaka Arafah)

Buku 75 Doa Keberkahan Rezeki (Pustaka Arafah)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 15.000,00
Rp 12.000
You save: IDR 3.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku 75 Doa Keberkahan Rezeki

Abu Ibrahim, Pustaka Arafah

Jangan khawatir … soal rezeki sudah ada yang mengatur. Benarkah demikian? Tapi mengapa masih saja dijumpai orang-orang yang mengeluhkan seretnya rezeki mereka. Apa ada yang salah? Apakah Anda belum membaca firman Allah yang berbunyi,

إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا

“Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha melihat akan hamba-hamba-Nya.” (Surat al-Isra’: 30)

وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لَا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Surat al-Ankabut: 60)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

“Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim)

Oleh karena itu, resah gelisah soal rezeki bukan zamannya lagi. Yang ada … tetap optimis bekerja sembari berdoa. Buku ini mengawal langkah Anda dalam mengais rezeki. Pada awal percakapan, penulis memulai dengan tema Allah Maha Pemberi Rezeki, disusul dengan urgensi doa, dan macam-macam lafadz doa yang dilantunkan oleh para Nabi dan Rasul, para sahabat, dan orang-orang shalih setelah mereka. Jika kita berbicara rezeki, tentu masih kurang jika tidak menyinggung lawannya yakni sempit rezeki yang berbuntut ngutang sana-sini, gali lubang dan tutup lubang kembali. Terkait solusi mengatasi hutang, penulis angkat dalam halaman 116-136. Beliau bawakan dalil-dalil, berikut atsar-atsar salafus shalih, dan menutupnya dengan kisah enerjik sahabat Abdullah bin Zubair radhiyallahu ‘anhu.

Pembaca mungkin akan salah sangka dengan membaca judulnya, karena kebanyakan buku tentang doa-doa terkait dengan rezeki temanya sangat klise; Doa Mujarab Kaya Mendadak, Wirid Ajaib Pengundang Rezeki, Menjadi Milyader dalam Sekejap, dan semisalnya. Intinya … bagaimana harta didapat dengan cara mudah dan berlimpah dalam waktu yang singkat. Sehingga doa menjadi urusannya orang miskin dan kekurangan. Yang sudah kaya tidak perlu berdoa. Namun, buku ini lain, buku ini mengajak Anda untuk meneladani salaf shalih dalam keseharian mereka yang tidak pernah mengalpakan doa.

Menghilangkan Penghalang Doa

Ada banyak penghalang terkabulnya doa termasuk terpenting adalah menghindari diri dari menzhalimi orang lain. Kalau boleh dikatakan, doanya orang yang teraniaya akan bertarung dengan doanya penganiaya, padahal Allah di pihak teraniaya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman kepada orang yang teraniaya jika dia mendoakan keburukan kepada penganiayaannya, “Aku pasti akan menolongmu meski (realisasinya) untuk waktu yang lama.”

Judul Buku : 75 Doa Keberkahan Rezeki
Penulis : Abu Ibrahim
Penerbit : Pustaka Arafah
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Tebal buku 136 halaman, ukuran buku 9 x 12,5 cm, berat buku 200 gram