Buku 31 Sebab Lemahnya Iman (Darul Haq)

Buku 31 Sebab Lemahnya Iman (Darul Haq)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 22.000,00
Rp 18.700
You save: IDR 3.300,00! (15.00%)

Product Description

Buku 31 Sebab Lemahnya Iman

Husain Muhammad SyamirDarul Haq

Futur atau lemah iman adalah dilema yang dialami oleh orang-orang yang mencoba konsisten. Oleh karenanya, penulis merasa terpanggil untuk memberikan sumbangsih ilmu, yang sekiranya mampu menjadi ‘tuntunan’ bagi orang-orang yang hendak kembali atau tengah terjatuh ke dalam keburukan, menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Berkata Syaikh Sa’ad bin Sa’id al-Hijri dalam kata pengantarnya, “Bahasan seputar masalah ini ditulis oleh saudara Husain dalam satu buku sederhana dengan judul al-Ilmam fi Asbab Dhu’fi al-Iltizam. Suatu bahasan yang amat dibutuhkan manusia dalam menjalankan kehidupan ini, agar mereka mengenal penyakit-penyakit yang mereka derita lalu bersegera mengobati penyakit itu, juga agar mereka dapat mengetahui kelemahan iman lalu bersegera secepat mungkin untuk mengembalikan kekuatan iman mereka, juga agar mereka mengetahui jalan lurus lau memegangnya dengan teguh, karena hal itu merupakan jalan aman untuk menghantarkan kepada apa yang mereka tuju dalam hidup ini. Pada bagian akhir buku ini, penulis membuat jadwal harian yang patut dilaksanakan oleh setiap muslim dalam menjalani hidupnya, agar menjadi seorang muslim yang rajin serta meninggalkan kemalasan.”

Kurang Menyukai Pahala

Seorang ahli zuhud berkata, “Saya tidak mengerti bahwa seseorang yang telah mendengar tentang Surga dan Neraka lalu ada waktu yang tidak ia gunakan untuk taat kepada Allah dengan melakukan dzikir, shalat, membaca, atau berbuat kebaikan.” Sarana yang paling kuat setelah petunjuk Alah bagi seorang hamba untuk masuk Surga adakah beramal,

ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Masuklah kamu ke dalam Surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan.” (Surat an-Nahl: 32)

Apabila seorang hamba telah mencintai akhirat, maka ia akan mengalah dari kehidupan dunia, ia singsingkan lengan baju dan berupaya semaksimal mungkin hingga tidak ada sesaat pun berlalu tanpa ketaatan untuk taqarrub kepada Alah. Dan apabila seorang hamba kurang menyukai kenikmatan ukhrawi yang ada di sisi Allah yang telah disediakan bagi orang yang taat, maka sesungguhnya hal itu akan mengendurkan ketaatannya dan ibadahnya kepada Allah, karena tidak adanya motivasi (pemicu) yang mendorong dirinya untuk melakukan ketaatan.

Jangan Lupa Terhadap Nikmat

Sesunguhnya nikmat yang paling besar yang Allah Tabaraka wa Ta’ala  berikan kepada hamba-Nya adalah sikap teguh dan konsisten dalam melaksanakan ajaran-ajaran agama, di mana hal itu merupakan satu diantara seba-sebab yang mendatangkan kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۖ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan Jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.” (Surat Fushilat: 30-31)

Judul Buku : 31 Sebab Lemahnya Iman
Penulis : Husain Muhammad Syamir
Penerbit : Darul Haq
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Tebal buku 184 halaman, ukuran buku 12,5 cm x 17,5 cm, berat buku 250 gram