Buku Islam Takwa Jalan Menuju Sukses Abadi

Buku Islam Takwa Jalan Menuju Sukses Abadi

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 23.000,00
Rp 18.400
You save: IDR 4.600,00! (20.00%)

Product Description

Buku Islam Takwa Jalan Menuju Sukses Abadi

Buku Islam Takwa Jalan Menuju Sukses Abadi-Takwa hakikatnya sudah digariskan, bukan dengan jalan pencarian tanpa dasar. Mungkin Anda tidak asing dengan pemandangan seorang muslim ‘pengembara’ yang berjalan kaki melintasi kota A menuju kota B dan seterusnya dengan perbekalan yang sedikit, membawa tongkat, dan bajunya lusuh. Jangan dikira mereka tidak punya tujuan, melainkan tujuannya mencari hakikat takwa. Benarkah demikian? Mari kita mencocokkannya dengan syari’at;

Hakikat takwa ialah kita mencari perisai yang bisa melindungi diri dari adzab Allah. Yaitu dengan cara menjalankan setiap perintah Allah dan menjauhi setiap larangan-Nya. Apabila mampu berbuat demikian, maka kita akan menjadi orang yang bertakwa kepada Allah. Untuk itu, semestinya kita berhati-hati dalam bertindak, bersikap cermat dan berilmu tentang halal dan haram. (Faidah dari ceramah syaikh Dr. Muhammad Bakhit al-Ujairi)

Contoh Pengamalan Takwa Yang Hakiki

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ

“(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain.” (Surat Ali ‘Imran: 134)

Ketiga perbuatan ini, berinfak / bersedekah dalam keadaan lapang maupun sempit, menahan kemarahan di saat kita mampu melampiaskannya dan memaafkan kesalahan orang yang berbuat salah kepada kita, adalah perbuatan yang bersumber dari ketakwaan hati dan bersih dari kepentingan pribadi serta memperturutkan hawa nafsu. (Diadopsi dari muslim.or.id/1729)

Sifat Orang Bertakwa

Allah sebut perkaranya dalam permulaan surat al-Baqarah ayat 1-4:

الم ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

“Alif laam miim. Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.”

Disebutkan dalam ayat di atas, berupa 5 sifat ahluttaqwa, apa sajakah itu? Beriman kepada yang ghaib, mendirikan shalat, menunaikan infak yang wajib maupun yang sunnah dalam segala jalan kebaikan, beriman kepada al-Qur’an dan kitab-kitab sebelumnya, dan terakhir, meyakini dan beriman kepada akhirat, tanpa keraguan sedikitpun.

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 136 halaman, ukuran buku 14 x 20,7 cm, dan dengan berat 162 gram.

Penulis: Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Penerbit: Pustaka At-Taqwa